2 Jenis
Leverage | Economic
Arti kata leverage adalah pengungkit. Dalam bidang finansial,
leverage mempunyai peranan untuk meningkatkan tingkat rasio keuntungan yang
diharapkan. Artinya dengan leverage sebuah perusahaan mampu mengungkit project
besar dibandingkan modal yang dimiliki, dan berikut adalah 2 jenis leverage.
![]() |
| 2 Jenis Leverage | Economic |
Operating leverage
Diartikan sebagai seberapa
besar perusahaan menggunakan bahan tetap operasional. Beban tetap operasional
biasanya berasal dari biaya depresiasi, biaya produksi dan pemasaran yang
bersifat tetap (misal gaji bulanan karyawan). Sebagai kebalikannya adalah beban
(biaya) variabel operasional. Komposisi biaya tetap/variabel yang berbeda
mempunyai implikasi yang berbeda terhadap risiko dan keuntungan yang diharapkan
oleh perusahaan.
Perusahaan yang menggunakan biaya tetap dalam proporsi yang tinggi (relatif terhadap biaya variabel) dikatakan menggunakan operating leverage yang tinggi. Dengan kata lain, degree of operating leverage (DOL) untuk perusahaan tersebut tinggi.
Derajat leverage operasi (Degree of Operating Leverage) bisa diartikan sebagai
efek perubahan penjualan terhadap pendapatan (profit). Secara formal, degree of
operating leverage (DOL) bisa dituliskan sebagai berikut ini :
Persentase perubahan laba (profit)
DOL =
------------------------------------------------
Persentase perubahan unit yang terjual
Δ
Profit / Profit
DOL=
-----------------
ΔQ
/ Q .. ... ... (1)
Profit
bisa ditulis sebagai berikut :
Profit = P = (c.Q) – F
dimana
c = marjin kontribusi = (P – V)
P
= harga produk per-unit
V
= biaya variabel per-unit
Q
= jumlah unit produk yang terjual
F
= biaya tetap
DOL
= (ΔP / P) / (ΔQ / Q)
=
(Δ (cQ – F) ) / (cQ – F) / (ΔQ / Q)
=
(cΔQ – ΔF) ) / (cQ – F) / (ΔQ / Q)
Karena ΔF = 0, (biaya tetap), maka:
=
(cΔQ.Q) / (cQ – F) ΔQ
=
c.Q / (cQ – F)
Financial leverage
Diartikan sebagai besarnya
beban tetap keuangan (finansial) yang digunakan oleh perusahaan. Beban tetap
keuangan tersebut biasanya berasal dari pembayaran bunga untuk utang yang
digunakan oleh perusahaan. Karena itu pembicaraan leverage keuangan berkaitan
dengan struktur modal perusahaan.
Sama seperti degree of
operating leverage (DOL),DFL: jika EBIT meningkat, EPS akan meningkat secara
signifikan, sebaliknya,
jika EBIT turun, EPS juga akan turun secara signifikan.
Derajat leverage keuangan (Degree of Financial Leverage) bisa diartikan sebagai
efek perubahan EBIT terhadap pendapatan (profit). Secara formal, degree of
financial leverage (DFL) bisa dituliskan sebagai berikut :
Persentase perubahan laba bersih setelah
pajak
DFL
= ------------------------------------------------------- ......... (2)
Persentase perubahan EBIT
Persamaan
di atas bisa diringkaskan sebagai berikut ini :
Laba
setelah pajak = (EBIT – Bunga) (1 – Tc),
Tambahan
laba setelah pajak = Δ(EBIT – Bunga) (1 – Tc) = (ΔEBIT – Δbunga)
( 1 – Tc)
Karena
Δbunga = 0, maka bisa ditulis kembali menjadi
(ΔEBIT)
(1 – Tc)
Dengan demikian DFK bisa ditulis kembali menjadi :
(ΔEBIT) (1 – Tc) / (EBIT – Bunga) (1 – Tc)
DFL
= -------------------------------------------------------
ΔEBIT / EBIT
DFL
= EBIT / (EBIT – Bunga)
Semakin
tinggi hutang yang dipakai, semakin tinggi Degree of financial leverage.
Penggunaan leverage keuangan yang besar mempunyai implikasi yang sama dengan
penggunaan leverage operasi yang besar, yaitu meningkatkan ‘leverage’. Dengan
menggunakan leverage yang tinggi, perubahan EBIT yang sedikit akan meningkatkan
EAT lebih besar.
3. Kombinasi Leverage Operasi dengan Leverage Keuangan
Leverage operasi berkaitan
dengan efek perubahan penjualan terhadap EBIT (laba sebelum bunga dan pajak).
Sementara leverage keuangan berkaitan dengan efek perubahan EBIT terhadap EAT
(laba setelah pajak). Perusahaan bisa mengkombinasikan keduanya untuk
memperoleh leverage gabungan.
Derajat
leverage gabungan (DCL atau Degree of Combined Leverage) bisa dihitung sebagai
berikut ini :
% perubahan EBIT % perubahan
laba bersih
DCL = (------------------------) ×
(------------------------------)
% perubahan penj % perubahan EBIT ...... (3)
( % perubahan laba bersih )
= ---------------------------------------
( % perubahan penjualan )
DCL = DOL × DFL
= { [ c.Q / (cQ – F) ]
× [ EBIT / (EBIT – Bunga) ] }
= { [ c.Q / (cQ – F) ] × [
(cQ – F) / ( (cQ – F) – Bunga) ] }
= c.Q / (c.Q – F – Bunga)
